Club Malam Yang Aman

tempat hiburan malam yang aman

NIGHTCLUB

Pengertian Nightclub

Nightclub atau bar malam adalah area hiburan yang sediakan area dan musik
bagi pengunjungnya untuk menari. Nightclub berupa terbuka untuk lazim dan
kebanyakan punya area bar yang menjual minuman beralkohol dan juga
makanan.

Nightclub tidak serupa bersama diskotik, di mana diskotik tidak punya area
bar untuk menjual makanan.
Untuk bisa dikatakan sebagai nightclub, area ini wajib punya minimal:

  • Dancing area
  • Bar / area serupa
  • Toilet
  • Tempat parkir
  • Tempat penyimpanan
  • Area control dan administrasi (termasuk CCTV)
  • Emergency exit dan entry (Guidelines for Nightclub, 1-2)

Nightclub punya ketentuan untuk jam operasi, yaitu menjadi pukul 20.00
sampai bersama pukul 05.00. Namun,bar klub malam bersamaan bersama pertumbuhan masyarakat, banyak area nightclub yang dimanfaatkan diluar jam operasi bersama cara
membuka area restaurant di dalam area tersebut, sehingga area ini dapat
difungsikan sepanjang hampir 24 jam di dalam sehari, kendati tidak semua area
beroperasi untuk umum.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Hiburan Anak Atau Keluarga

Menurut Morris Lapidus, nightclub adalah area untuk menjalin interaksi
sosial bersama orang lain, bukan area untuk menyendiri. Kebanyakan orang
pergi ke bar klub malam bukan hanya untuk melihat orang lain, namun juga untuk dilihat
orang lain, dan menjalin hubungan sosial bersama mereka

Desain club yang baik adalah desain yang bisa menciptakan atmosfir
tersendiri yang tidak serupa bersama dunia luar atau realita masyarakat, sehingga
mereka bisa menikmati saat-saat mereka sementara di di dalam club dan mendapatkan
pengalaman yang tidak serupa bersama realita kehidupan mereka.

pengalaman, dan atmosfir menjadi hal-hal yang wajib diperhatikan ketika
merancang interior sebuah club. Besar/kecilnya nightclub ditentukan oleh
banyaknya area yang bisa ditampung di dalam nightclub tersebut.

Untuk dapat dikatakan sebagai sebuah nightclub yang besar, area berikut wajib memiliki
area sebagai berikut:

  • Area masuk / entry
  • Lobby (ID Check)
  • Area pengecekan (Coat Check)
  • Dance Floor
  • Bar (Besar dan Kecil)
  • VIP Lounge
  • Area DJ
  • Kantor (Admin dan Manajer)
  • area Staff dan Locker
  • Toilet Staff
  • Toilet Pengunjung

Selain interior, desain arsitektural juga wajib diperhatikan dalam
mendesain area suasana bar malam . Desain ini bisa keluar melalui wujud bangunan,
bentuk fasad, dan bagian area bangunan di dalam site itu sendiri.

Secara arsitektural, desain yang baik juga wajib fungsional. Perlu adanya area terbuka
berupa taman, maupun area serupa di bagian depan pintu masuk. Area ini
berfungsi untuk banyak hal, layaknya area berkumpul, area menunggu, area sirkulasi
dan penghawaan, dan bisa dimanfaatkan sebagai area drop-off maupun valet
parking.

Area ini berupa terbuka dan bisa digunakan sebelum sementara dan setelah jam
operasi club.Fasad juga benar-benar berpengaruh pada baik/buruknya desain nightclub
secara keseluruhan.

Tidak bisa dipungkiri kalau fasad menjadi tidak benar satu faktor
yang paling berpengaruh untuk membuat pengujung dan memilih dimana
level nightclub berikut berada.

Fasad yang baik untuk nightclub adalah fasad
yang menarik perhatian, baik secara warna, bentukan, lampu, maupun penggunaan
teknologi layaknya LCD dan speaker yang bisa perlihatkan identitas club dan 10
membuat pengunjung tertarik untuk masuk (Entertainment Architecture:

Sistem Pencahayaan Nightclub

Kuat penerangan untuk interior gedung pertunjukan dan pentas adalah
300-500 lux bersama metode penerangan menyeluruh (Callender 57).
Terdapat 4 posisi basic untuk lampu:

  • Front lighting
  • Side lighting
  • Back lighting
  • Down lighting

Pencahayaan di area fasilitas makanan perlu sinar yang cukup,
khususnya kurang lebih meja kasir. Dalam fasilitas penyajian perlu 400 lux,
counter dan meja kasir perlu 600 lux. Pencahayaan yang bagus juga perlu
disediakan pada area sirkulasi, dan lebih-lebih di atas anak tangga, untuk
meminimalkan terjadinya kecelakaan.

Sistem Penghawaan di dalam Nightclub

Melihat suasana data kota Surabaya, suasana nyaman secara termal teramat
sulit untuk didapatkan. Ventilasi silang alami hampir tidak memberi bantuan,
bahkan sekiranya Mengenakan forced ventilation (dengan pertolongan kipas angina), maka
harus dibutuhkan Air Conditioner (AC) (Callender 45).

Tujuan Penataan Udara Menggunakan Air Conditioner (AC):

  • Mengatur temperatur area (mendinginkan)
  • Mengatur kelembabab area (agar hawa menjadi kering)
  • Mengatur aliran hawa (dari ujung area ke area lain)
  • Menjaga kebersihan hawa (melalui filter AC)

AC cocok digunakan untuk area penyimpanan barang-barang yang tidak boleh
terkena debu, namun senantiasa tertutup dan tidak pengap layaknya di gudang.
Jenis pendingin yang biasa digunakan pada area nightclub.

Sistem Akustik di dalam Nightclub

Sistem tata nada berdasarkan lapisan speaker yang cocok untuk live
music adalah:

a. Sistem Stereophonic

Sistem ini Mengenakan lebih berasal dari satu mircrophone yang ditempatkan di depan
penyaji musik, dan bersama speaker yang susunannya cocok bersama microphone
tadi, bakal diperoleh kesan bahwa nada mampir berasal dari penyaji musik aslinya.
Channel Speaker yang jamak bakal makin lama memberi tambahan kesan wajar.

b. Sistem Surround

Sistem ini menciptakan sound effect yang membuat orang bisa
menjiwai suatu sajian music, sehingga ia menjadi seolah-olah terlibat atau sedang
berada di tengah-tengah suasana yang tercipta.

Kebisingan merupakan tidak benar satu kasus yang wajib dihadapi dalam
mendesain tempat-tempat hiburan layaknya nightclub. Suara merupakan tidak benar satu
elemen yang tersedia gangguan untuk dihilangkan, dan hanya bisa diredam serta
diminimalisir.

Kebisingan yang wajib diperhatikan tidak hanya kebisingan yang
keluar berasal dari di dalam area, namun juga kebisingan yang keluar di di dalam area. Untuk
dapat meredam kebisingan ini, dibutuhkan sebagian bahan-bahan akustik yang
dapat diaplikasikan ke beragam elemen interior, layaknya lantai, dinding, plafon,
pintu, jendela, dan penggunaan sound system itu sendiri.

Suara dan kebisingan yang paling kesulitan untuk diredam adalah nada dengan
tingkat frekuensi yang rendah, layaknya dentuman bass. Oleh karena itu, dalam
mendesain nightclub dan bar, peletakan area musik wajib diperhatikan sehingga tidak
terlalu dekat bersama area luar maupun area-area yang tidak boleh terganggu oleh
adanya kebisingan

Sistem Keamanan Nightclub

Keamanan di dalam nightclub wajib dijaga, baik keamanan berasal dari pihak luar,
pengunjung, dan beragam perihal layaknya kebakaran.
Hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan antara lain:

  • Memasang CCTV.
  • Menugaskan sebagian security di beragam area layaknya toilet, tempat
  • masuk dan keluar, dan area parkir.
  • Memasang pengaman kebakaran layaknya sprinkler dan APAR.
  • Memasang peredam nada untuk meredam kebisingan.
  • Menjaga sehingga sirkulasi hawa berlangsung lancar sementara area beroperasi.
  • Jumlah Pengunjung Jumlah Petugas Security Area yang Perlu Dijaga <100 5 Area di dalam nightclub,
  • area toilet, pintu masuk
  • keluar utama, area
  • parkir

Kebakaran menjadi kasus yang paling sering berlangsung pada area
nightclub, baik kebakaran di dalam tahap kecil maupun besar. Beberapa hal yang
sering membuat kebakaran berlangsung pada nightclub antara lain adalah:
lighting, material interior yang ringan terbakar, kurangnya sirkulasi untuk
emergency exit yang membuat pengunjung terjebak di dalam, dan kurangnya
ventilasi yang bisa membuat asap menumpuk sehingga bisa menimbulkan
resiko keracunan.

Dari beragam faktor-faktor ini, area nightclub wajib didesain
dengan pertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Area
nightclub yang baik minimal wajib punya proses sprinkler terpasang di

Berbagai area, lebih-lebih di area-area yang sering digunakan orang layaknya dance
floor. Sistem ini setelah itu bisa disempurnakan bersama pertolongan tabung APAR di
dekat pintu dan juga jendela.

Pintu dan jendela juga wajib diperhatikan untuk dapat
mengantisipasi hal-hal layaknya ini. Pintu kebakaran wajib di sediakan dengan
desain yang cocok bersama ketentuan-ketentuan yang berlaku. Finishing dan
pemilihan bahan interior juga wajib diperhatikan secara seksama, karena bahan
interior adalah bahan yang paling sangat mungkin untuk terbakar dan menyalurkan
api secara cepat tepat berlangsung kebakaran.

Secara garis besar, terdapat solusi yang bisa diberikan dan diterapkan
dalam perancangan desain interior nightclub untuk meminimalkan dampak
bencana kebakaran yang terjadi.

Terapan Warna di dalam Nightclub

Efek warna benar-benar memilih atau berperan bagi suatu penataan ruang
dan perabot yang digunakan. Penempatan warna yang baik dan tepat menuntut
pengenalan kesan yang ditimbulkan oleh warna. Setiap warna memberi kesan

Guna mendapatkan kombinasi warna yang harmonis, maka
perbandingan antara warna-warna yang membawa tegangan wajib dirangkum oleh
objek pengikat. Tanpa adanya kontras yang memadai, seutuhnya bakal berkesan
buram, dan sekiranya unsur pengikat tidak ada, komposisi warna bakal menjadi terlalu
berat.

Efek-efek warna yang bisa digunakan untuk interior yaitu:

a. Red

Warmth, comfort, exciting and stimulating, heat, danger

b. Gold

Royalty, luxury, cheering, joyous, glittering, ornamental

c. Orange

Social, cheerful, luminous, warm, exciting, discomforting, upsetting

d. Blue

Tranquility, calmness, soothing, peaceful, soft, cool, restful, sad

e. Green

Tranquility, calmness, soothing, peaceful, natural, cool, restful

f. White

Purity and cleanliness, monotonous, boring, glaring

g. Purple

Devotion, quieteness, solemnity, elegance

h. Yellow

Cheering and joyful

i. Brown

Unhappy, defected, earthtone, natural

j. Black

Mourning, solemnity, death, despair, sadness.

error: Content is protected !!