hotel terbaik di dekat jam gadang

Rekomendasi Hotel Terdekat dari Jam Gadang Bukittinggi yang Bisa Ditempuh dengan Berjalan Kaki

Hotel terdekat dari Jam Gadang? Emang ada?

Saya pernah membaca data statistik kalau hotel di Kota Bukittinggi saat ini jumlahnya lebih dari 100. Saya melihat, untuk sebuah kota wisata dengan area seluas 25,24 kilometer persegi, memiliki seratusan hotel sebenarnya memudahkan wisatawan untuk menemukan keberadaan hotel-hotel ini di hampir seluruh penjuru kota.

Jadi sebenarnya, wisatawan nggak perlu bingung mau menginap di mana karena ternyata cukup banyak pilihan hotel yang tersedia. Pertanyaannya, apa yang menjadi prioritas kala memilih hotel? Harga murah, fasilitas lengkap, sarapan enak, atau kombinasi ketiganya plus lokasi strategis di pusat kota? Memangnya ada ya hotel “paket lengkap” gitu?

Kesepuluh hotel dan grup hotel berikut mungkin bisa jadi pertimbangan kalian memilih hotel di Bukittinggi berdasarkan prioritas masing-masing. Hotel-hotel ini mungkin berbeda dari segi harga maupun fasilitasnya, namun ada satu hal yang “mempersatukan” mereka, yaitu lokasinya yang cukup dekat dengan Jam Gadang, yang menjadi pusat keramaian kota ini.

Supaya lebih spesifik, saya klasifikasikan hotel-hotel ini ke dalam dua kriteria, yaitu berdasarkan durasi jalan kaki dari masing-masing hotel ke Jam Gadang. Eh, gimana? Jalan kaki? Iya. Saya ingin mengajak kalian berjalan kaki kalau pas plesiran ke Bukittinggi. Sebab, hawa di kota ini tuh sejuk banget. Dijamin “prosesi” jalan kaki di sini nggak bikin kalian capek ngos-ngosan, gobyos keringetan.

Berikut rekomendasi hotel terdekat dari Jam Gadang Bukittinggi yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Rekomendasi hotel 5 menit jalan kaki dari Jam Gadang

Paviliun dan Novotel

Nggak ada deh yang bisa mengalahkan kedekatan Paviliun dengan Jam Gadang. Tinggal nyeberang, sampai sudah. Iya, Paviliun ini memang terletak persis di seberang menara Jam Gadang, berdampingan dengan Istana Bung Hatta. Sementara Novotel adalah “tetangga sebelah”nya, karena posisinya bersebelahan dengan Paviliun ini.

Paviliun memang berada di bawah manajemen Novotel. Harga kamarnya sekitar 400 ribuan, lebih murah dari Novotel yang “bermain” di 700 hingga 900 ribuan sesuai harga yang tertera pada Online Travel Agent (OTA) saat tulisan ini dibuat. Sepertinya mereka memang menyasar pangsa pasar yang berbeda.

Tapi jangan salah, karena manajemennya sama, kalau menginap di Paviliun kalian bisa menikmati fasilitas Novotel seperti kolam renang dan bahkan sarapannya pun di Novotel. Pastinya sarapannya banyak dan lengkap, sesuai dengan kelasnya, hotel bintang 4.

Prima Dini

Hotel Prima Dini bisa menjadi pilihan kalau kalian nggak pengin “jauh-jauh” dari Jam Gadang, tapi punya budget yang terbatas. Terletak di Jalan Yos Sudarso No. 10, hotel ini berjarak sekitar 300 meter saja dari Jam Gadang.

Hotel bintang 1 ini memiliki parkiran yang cukup luas dan mempunyai “jembatan” yang menjadi ikonnya. Bangunannya bertingkat tiga, dengan harga-harga kamar yang cukup murah di kelasnya.

Dengan 200 ribuan saja kalian bisa mendapatkan kamar yang nyaman dan menikmati view Gunung Singgalang ketika membuka jendela. Nyeruput kopi pagi-pagi di restoran hotel ini sambil menikmati dinginnya kabut, duh, nggak ada yang ngalahin deh sensasinya.

Ambun Suri

Sejak pelataran Jam Gadang direnovasi beberapa tahun lalu, keberadaan Hotel Ambun Suri seakan terlihat semakin dekat dengan Jam Gadang. Berlokasi di Jalan Panorama No. 2, hotel ini dicapai dengan berjalan kaki menyusuri Taman Jam Gadang ke arah Monumen Pahlawan Tak Dikenal. Keberadaannya pun akan langsung terlihat di sana.

Baca Juga : Daftar Penginapan Terbaik di Raja Ampat

Ambun Suri juga sudah dikenal sebagai budget hotel di kota ini. Pada low season, harga kamar yang ditawarkan bahkan bisa saja kurang dari 200 ribu rupiah! Tempat parkirnya nggak terlalu luas, tapi beberapa kali saya melihat bus pariwisata bisa juga parkir di sana, kok. Selain itu juga terdapat konter sulaman Ambun Suri, salah satu usaha sulaman dan bordir yang bisa dibilang “melegenda” di kota ini.

Hotel Bunda dan Grand Bunda

Setahu saya, Hotel Bunda dan Grand Bunda tergabung dalam satu grup kepemilikan. Mereka memiliki fasilitas yang sama seperti kamar AC, restoran, ruang meeting, parkir, dan lift.

Harga kamarnya pun nggak terlalu jauh berbeda. Hotel Bunda merupakan hotel bintang 2 dengan harga terendah 350 ribuan di Traveloka, sementara Grand Bunda memasang harga mulai dari 480 ribuan di Online Travel Agent (OTA) yang sama ketika naskah ini dibuat.

Yang membedakannya adalah dari segi lokasi. Hotel Bunda terletak di Jalan Panorama No. 6, sekitar 80 meter dari Hotel Ambun Suri. Sementara Hotel Grand Bunda terletak di Jalan Ahmad Karim No. 6, sekitar 400 meter dari Jam Gadang. Posisi keduanya masih sangat mudah untuk dicapai dengan berjalan kaki dari Jam Gadang.

Grand Gallery

Hotel Grand Gallery terletak di Jalan H. Agus Salim No. 25, tepatnya di seberang Novotel. Berlokasi sekitar 350 meter dari Jam Gadang, hotel bintang 2 ini memiliki letak yang cukup strategis di pinggir jalan raya yang mengarah ke Jam Gadang dan Jembatan Limpapeh.

Harga kamarnya di OTA yang saya lihat saat ini adalah sekitar 300 sampai 600 ribuan, dan mendapat penilaian rating 8. Lumayan bagus. Bisa jadi karena fasilitas-fasilitasnya juga mumpuni. Selain kamar AC, hotel ini juga sudah dilengkapi dengan lift dan ruang meeting. Mungkin ketersediaan lahan parkirnya saja yang menurut saya masih agak sulit. Belum lama ini, Grand Gallery juga membuka restoran baru di roof top-nya yang bolehlah dicoba.

Hotel Fahira

Hotel Fahira terletak di Jalan Agus Salim, persis di sebelah Grand Gallery. Hotel ini bisa dibilang hotel baru di Bukittinggi. Belum genap dua tahun beroperasi, keberadaannya sebenarnya cukup mencuri atensi.

Bangunannya yang mengekspos ruangan dalam lobby membuat hotel ini sangat catchy. Sepintas melewatinya sudah bisa terlihat beberapa fasilitasnya seperti lift, butik baju, kedai kopi, serta restoran yang memiliki view pemandangan yang indah.

Dari Traveloka saya mengetahui harga kamar yang dijualnya saat ini berkisar antara 600 sampai 750 ribu rupiah. Backpacker minggir dulu, deh.

Rekomendasi hotel 10 menit jalan kaki dari Jam Gadang

Grand Rocky

Saat ini, nggak banyak hotel bintang 4 di Bukittinggi. Jumlahnya nggak sampai 5 buah, salah satunya ya  Grand Rocky ini. Terletak di Jalan Yos Sudarso No. 9, hotel ini berjarak sekitar 550 meter dari Jam Gadang. Butuh waktu sekitar delapan sampai sepuluh menit jalan kaki lah.

Sesuai kelasnya, Grand Rocky memiliki beberapa ruang meeting, lift, restoran, bahkan bar. Bagi saya, yang asyik di hotel ini adalah kolam renangnya. Memang bukan olympic size, tapi desainnya yang unik menampilkan setengah bagian kolam di indoor dan setengahnya lagi outdoor.

Dengan segala fasilitasnya, saat ini di OTA Grand Rocky menjual harga kamarnya mulai dari 600 ribu sampai 900 ribuan. Selain itu, ada juga tipe penthouse yang 4 jutaan. Kalau budget ngepas dan pengin nginep di sini, jangan salah klik opsi penthouse, ya.

Hotel Mersi

Satu lagi hotel dekat Jam Gadang yang saya rekomendasikan adalah Hotel Mersi. Nama hotel ini merupakan singkatan dari Merapi dan Singgalang, dua gunung yang mempercantik Kota Bukittinggi.

Hotel Mersi terletak di Jalan Tuanku Nan Renceh No. 30, sekitar 650 meter dari Jam Gadang. Harganya saat ini di OTA ada di level 350 ribuan untuk jenis kamar yang paling rendah.

Untuk sebuah hotel bintang 2, fasilitasnya lengkap. Kamar AC, ruang meeting, dan lift adalah beberapa di antaranya. Restoran di lantai atasnya juga ciamik karena mengekspos view Gunung Merapi dan Singgalang tersebut. Yang suka foto-foto pemandangan alam, bisa merapat.

Hotel Santika

Berhadapan dengan Hotel Mersi, ada Hotel Santika yang beralamat di Jalan Tuanku Nan Renceh No. 33. Kalau Hotel Santika ini kayaknya nggak perlu saya kasih tahu, pasti kalian sudah tahu. Paling nggak kalian sudah bisa membayangkan kelasnya, fasilitasnya, serta ancer-ancer harganya. Kalau cek di OTA, harga kamar yang ditawarkan saat ini sekitar 700 ribu sampai 2 jutaan, untuk berbagai tipe kamar.

Melihat penampakannya dari luar, banyak kamar hotel ini yang memiliki balkon. Bukittinggi memang kota dengan pemandangan alam yang luar biasa indah. Nggak heran kalau banyak hotel yang mengeksposnya. Salah satunya ya Hotel Santika ini.

Selain kamar-kamar yang memiliki balkon, hotel ini juga “memfasilitasi” para tamunya yang ingin menikmati pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Singgalang dengan lounge yang terletak di lantai 9. Kalau ditanya bagus atau nggak, ya bagus banget lah. Sesuai dengan peribahasa, “ada harga, ada rupa”.

Royal Denai View dan Grand Royal Denai

Terakhir saya ingin merekomendasikan juga dua hotel ini, Hotel Royal Denai View dan Grand Royal Denai, yang memang berada dalam kepemilikan yang sama. Letaknya berdampingan di Jalan Yos Sudarso ke arah tempat wisata Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, kebun binatangnya Bukittinggi.

Perbedaan di antara kedua hotel ini sebenarnya sudah terlihat dari tampilan eksteriornya. Hotel Royal Denai View adalah hotel bintang 2, sementara Hotel Grand Royal Denai yang lebih mentereng merupakan hotel bintang 4. Fasilitas yang dimiliki rata-rata serupa dengan hotel “sekelas” mereka, yaitu AC, lift, ruang meeting, serta kolam renang untuk Hotel Grand Royal Denai. Namun, harga kamar keduanya ternyata nggak terpaut jauh.

Hotel Royal Denai View memasang harga kamar antara 320 ribu sampai 550 ribu. Sementara Hotel Grand Royal Denai menawarkan harga 550 ribu sampai 650 ribu rupiah. Beda-beda tipis, ya.

Itulah beberapa hotel terdekat dari Jam Gadang yang saya rekomendasikan. Tinggal pertimbangkan mana hotel yang sesuai dengan prioritas kalian, dan tentunya ketebalan dompet masing-masing. Boleh dipilih-pilih, Kakaaak…

error: Content is protected !!